Dalam kesempatan yang sama, Ekonom Utama Bank Dunia untuk Indonesia Habib Rab mengatakan reformasi paralel untuk memperkuat iklim investasi, memperdalam pasar keuangan, dan meningkatkan ruang fiskal untuk keberlanjutan dan pertumbuhan jangka panjang akan menjadi penting untuk lebih membangun kepercayaan konsumen dan investor.
"Indonesia telah mengurangi kemiskinan melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan tenaga kerja selama dekade terakhir. Tahap selanjutnya adalah menciptakan lapangan kerja kelas menengah yang lebih produktif, memperoleh pendapatan lebih tinggi, dan memberikan manfaat sosial,” katanya.
Sementara risiko krisis telah memperburuk tantangan ketenagakerjaan Indonesia, ini juga merupakan peluang untuk mengatasi hambatan daya saing dan inklusi untuk menciptakan lapangan kerja kelas menengah dan memperkuat partisipasi perempuan dalam perekonomian.
(Dani Jumadil Akhir)