JAKARTA - Harga saham PT PAM Mineral Tbk mengalami kenaikan pada perdagangan perdana. Harga saham NICL ini meningkat 35% atau menembus auto reject atas (ARA).
Dilihat melalui RTI, saham NICL mengalami kenaikan sebesar Rp35 atau 35,00% ke Rp135 per lembar pada hari pertama penawaran perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Baca Juga: Saham Pemilik Tambang Nikel Raisa, BCL dan Syahrini Tembus ARA
Frekuensi perdagangan saham NICL mencapai 13 kali dengan 236.200 lembar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp31,89 juta. Price Earning Ratio (PER) -92,73 dan market cap sebesar Rp1,30 triliun.
Adapun, Perseroan melepas sejumlah 2 miliar saham kepada publik atau setara dengan 20,7% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan, dengan harga Rp100 per saham. Perseroan menunjuk PT Danatama Makmur Sekuritas selaku Penjamin Pelaksana Emisi (Underwriter).
Baca Juga: Melantai di BEI, Pemilik Tambang Nikel Raisa-BCL Incar Peluang Bisnis Mobil Listrik
Dari aksi korporasi ini, Perseroan akan menerima dana segar sebesar Rp200 miliar, dimana dana yang diraih Perseroan dari IPO ini setelah dikurangi biaya emisi, utamanya sekitar Rp72 miliar akan dipergunakan untuk pengembangan usaha perseroan dan anak perusahaan, IBM, yakni sebesar 30% untuk eksplorasi penambahan cadangan bijih nikel di area blok kerja perseroan.