Tak Ingin Bangkrut, Garuda Indonesia Andalkan Bisnis Logistik Ekspor

Antara, Jurnalis
Jum'at 16 Juli 2021 15:52 WIB
Garuda Indonesia (Foto: Okezone)
Share :

Garuda Indonesia akan terus mengoptimalkan utilisasi armada bagi perluasan jaringan penerbangan kargo guna menunjang aktivitas direct call komoditas ekspor unggulan dan UMKM di Indonesia, salah satunya melalui pengoperasian dua armada passenger freighter yang kini melayani sejumlah penerbangan kargo domestik maupun internasional.

"Kini lini bisnis kargo menjadi salah satu tumpuan utama pendapatan usaha Garuda Indonesia di tengah penurunan trafik angkutan penumpang yang terjadi imbas kondisi pandemi yang berlangsung sejak tahun lalu," ujar Irfan.

Dalam laporan keuangan tahun buku 2020, Garuda Indonesia mencatatkan pendapatan usaha sebesar USD1,4 miliar yang ditunjang oleh pendapatan penerbangan berjadwal sebesar USD1,2 miliar, pendapatan penerbangan tidak berjadwal USD77 juta dan lini pendapatan lainnya sebesar USD214 juta.

Maskapai pelat merah itu juga mencatatkan penurunan beban operasional penerbangan sebesar 35,13% menjadi USD1,6 miliar dibandingkan tahun 2019 lalu yang sebesar USD2,5 miliar.

"Garuda Indonesia optimistis dapat semakin agile dan adaptif dalam menjawab tantangan industri penerbangan ke depannya," ucap Irfan.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya