Tingkat penyerapan alokasi bantuan internet di Kemenag masih rendah karena masih dalam proses injeksi kuota, menunggu tagihan dari provider seluler dan proses pencairan anggaran ke KPPN serta terdapat kendala banyaknya nomor HP yang tidak valid lagi.
Pemerintah turut melanjutkan pemberian bantuan kuota internet untuk periode September hingga November 2021 dengan anggaran Rp2,3 triliun di Kemendikbudristek meliputi 10 GB per bulan bagi masing-masing 1,52 juta siswa PAUD Rp88,35 miliar.
Selanjutnya, 10 GB per bulan bagi 20,52 juta siswa Dikdasmen dengan anggaran Rp1,69 triliun, 12 GB per bulan bagi 1,56 juta guru PAUD dan guru Dikdasmen dengan anggaran Rp154,44 miliar serta 15 GB bagi 3,27 juta dosen dan mahasiswa dengan anggaran Rp404,98 miliar.
Bantuan kuota internet turut dilanjutkan di Kemenag untuk periode September hingga November 2021 dengan menggunakan sisa anggaran periode sebelumnya yang diperkirakan sebesar Rp234,5 miliar.
(Feby Novalius)