JAKARTA - Senat Amerika Serikat (AS) berencana mengadakan pemungutan suara hari mengenai paket infrastruktur (prasarana) bipartisan bernilai USD1,2 triliun atau setara Rp17.200 triliun, setelah sesi pada Kamis larut malam berakhir tanpa kesepakatan.
“Kami bekerja keras, lama dan bekerja sama untuk menyelesaikan RUU bipartisan yang penting ini,” kata Pemimpin Mayoritas Senat Chuck Schumer seperti dilansir VOA Indonesia, Jakarta, Minggu (8/8/2021).
Baca Juga: Paket Infrastruktur Joe Biden Rp17.280 Triliun Dijegal?
Pemungutan suara akan mengakhiri perdebatan tentang RUU besar-besaran dan memungkinkan pemungutan suara terakhir oleh Senat hari Sabtu atau Minggu malam. Tiga perlima dari senator atau 60 dari 100 perlu memberikan suara untuk pengesahan RUU itu.