Kemudian keempat, melanjutkan pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kemampuan adaptasi teknologi. Kelima, penguatan desentralisasi fiskal untuk peningkatan dan pemerataan kesejahteraan antardaerah. APBN 2022 juga melanjutkan reformasi penganggaran dengan menerapkan zero-based budgeting.
"Hal ini diterapkan untuk mendorong agar belanja lebih efisien, memperkuat sinergi pusat dan daerah, fokus terhadap program prioritas dan berbasis hasil, serta antisipatif terhadap kondisi ketidakpastian," tukasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)