Tak Putus Asa, Korban PHK Kini Jadi Pengusaha Wedang

Agregasi Solopos, Jurnalis
Selasa 17 Agustus 2021 20:45 WIB
Wedang Uwuh (Foto: Istimewa)
Share :

Berburu Rempah

Namun, ia juga tidak segan berburu bahan rempah-rempah itu hingga ke perbatasan Wonogiri-Ponorogo. Alhasil, ia pun mampu meracik wedang uwuh yang diminati pasar. Ia biasa memasarkan produksnya secara konsinyasi, atau dititipkan ke toko-toko oleh-oleh, rumah makan, hingga apotek.

Satu paket produk wedang uwuh Meuza dipasarkan dengan harga Rp20.000. Namun, satu kemasan itu bisa digunakan untuk membuat 5 gelas wedang uwuh.

“Selain itu, wedang uwuh buatan kami bisa diseduh ulang. Jadi satu gelas bisa diseduh hingga tiga kali. Itu keunggulan produk Meuza dibanding yang lain,” ujar Agung.

Pria yang tinggal di RT 001/RW 002, Dusun Karangasem, Desa Jaten, Kecamatan Juwiring, Klaten itu mengaku omzet dari berjualan wedang uwuh bisa mencapai Rp7 juta-Rp10 juta tiap bulannya sebelum pandemi. Omzetnya menurun drastis di masa pandemi ini. Pesanan dari luar Pulau Jawa, seperti Papua pun lambat laun menyusut.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya