Deretan Presiden hingga PM Potong Gaji demi Atasi Pandemi Covid-19

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis
Rabu 18 Agustus 2021 13:51 WIB
Deretan Presiden hingga PM Potong Gaji (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Seluruh negara di dunia bahu membahu mengatasi dampak pandemi Covid-19. Selain menerima bantuan dari berbagai negara, para pejabat tersebut rela potong gaji demi mengatasi pandemi Covid-19.

Berikut deretan pemimpin negara di dunia, baik itu presiden dan perdana menteri (PM) yang potong gaji demi atasi pandemi Covid-19 seperti dikutip berbagai sumber, Jakarta, Rabu (18/8/2021).

1. Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern

Pemimpin wanita ini rela memotong 20% gajinya selama 6 bulan agar digunakan untuk solidaritas terhadap kalangan yang terdampak wabah virus corona.

Tak ayal aksi Ardern ini diikuti para menteri di bawahnya yang turut memangkas gaji bulanannya untuk periode yang sama.

Pada April 2020, Ardern mengatakan bahwa politisi beserta jajaran pemerintah 'yang dibayar paling tinggi' penting untuk menunjukkan solidaritas dan kepemimpinan mereka terhadap para pekerja yang kehilangan mata pencaharian.

Gaji Ardern dipotong $47.104 atau setara Rp739,8 juta (Kurs Jisdor 15 April 2020: Rp15.707). Sementara menterinya dipotong minimal NZD26.900 atau setara Rp250,7 juta (Kurs Exchange Rates: Rp9.323). Ini belum termasuk sejumlah pejabat lain yang menaikkan potongan gajinya.

2. Presiden Singapura Halimah Yacob

Presiden Halimah beserta jajaran kabinetnya memangkas gaji mereka untuk membantu negara mengatasi pandemi.

Adapun pemotongan gaji dilakukan selama 1 bulan Februari 2020 dan diperpanjang 2 bulan setelahnya. Tak hanya eksekutif, semua anggota parlemen juga menerima pemotongan gaji selama total bulan.

Wakil Perdana Menteri Hang Swee Keat saat itu mengatakan: “Di masa krisis inilah karakter sejati suatu bangsa dapat dilihat. Mari kita hadapi ini bersama-sama."

3. Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa

Pemimpin Afrika Selatan dan seluruh kabinetnya telah memotong gaji mereka sebesar 33% selama tiga bulan untuk berkontribusi membantu negara mengatasi pandemi Covid-19 pada April 2020.

“Untuk mendukung upaya ini, kami telah memutuskan bahwa presiden, wakil presiden, menteri dan wakil menteri masing-masing akan memotong sepertiga dari gaji mereka selama tiga bulan ke depan,” katanya dalam pidato yang disiarkan televisi, kata Cyril, (10/4/2020).

Cyril juga mendesak pejabat publik dan eksekutif perusahaan besar lainnya untuk membuat gerakan serupa agar lebih meningkatkan jangkauan upaya nasional ini.

4. Presiden Korea Selatan Moon Jae-In

Pemimpin Korsel beserta para pejabat tinggi pemerintahan memangkas 30 persen gaji mereka selama 4 bulan pada Maret 2020 lalu.

Potongan tersebut dikembalikan ke kas negara untuk membantu pembiayaan karantina dan dukungan finansial bagi rakyat Korsel yang terdampak.

5. Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin

Yassin yang baru saja mengundurkan diri beberapa hari lalu ini dilaporkan pernah memotong gajinya selama dua bulan sejak Maret 2020 untuk membantu penangangan pandemi di Malaysia.

Langkah ini berlaku juga bagi seluruh menteri dan wakilnya di kabinet pemerintahan Negeri Jiran.

 

6. Perdana Menteri Fiji Frank Bainimarama

 

Aksi serupa juga dilakukan oleh Perdana Menteri Fiji bersama para pejabat tinggi negaranya.

Pemotongan gaji dalam jumlah yang berbeda ini dilakukan sebagai donasi dalam perjuangan melawan pandemi.

Sementara khusus PM Fiji akan dipotong sebesar 10 persen gajinya selama 6 bulan sejak Maret 2020.

7. Presiden Malawi Peter Mutharika

Peter bersama para anggota kabinetnya yang berjumlah 32 telah memotong 10 persen gaji mereka.

Langkah ini dilakukan sejak April 2020 untuk meredam lonjakan ongkos penanganan Covid-19 di negaranya.

“Saya juga mengarahkan bagian keuangan untuk melakukan hal berikut. Pertama, mengurangi gaji presiden, menteri kabinet, dan wakil menteri sebesar 10 persen selama tiga bulan dan mengerahkan sumber daya untuk memerangi berbagai Corona, ”kata Mutharika, pada Maret 2020.

8. Perdana Menteri India Narendra Modi

Semua pemerintah baik presiden, wakil, menteri, wakil menteri, anggota parlemen dipotong gajinya sebesar 30 persen selama 1 tahun lamanya.

Adapun potongan ini disumbangkan untuk memperkuat anggaran penanganan Covid-19 di negaranya sejak April 2020.

"Kita tidak boleh capek. Kita harus selesaikan misi ini agar menang melawan Covid-19," kata PM India.

9. Presiden Kenya Uhuru Kenyatta

Presiden Kenya dan wakilnya rela memotong gaji mereka sebesar 80% untuk berperang melawan pandemi.

Sementara menteri dan wakilnya menerima pemotongan sebesar 20-30% pada tahun 2020 lalu.

 

10. Perdana Menteri Rwanda Édouard Ngirente

Ngirente dan jajaran kabinetnya menunjukan solidaritas dnegan memotong gajinya sebesar 10% pada April 2020

“Dalam hal perang melawan Covid-19, dan dalam solidaritas dengan warga Rwanda yang paling terkena dampak, Pemerintah Rwanda telah memutuskan bahwa semua anggota kabinet, sekretaris tetap, kepala lembaga publik dan pejabat senior lainnya akan kehilangan satu bulan gaji (April),” kata Ngirente melalui pernyataan.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya