Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan pemerintah menggandeng berbagai pihak yang sudah profesional dalam membangun komponen-komponen Satelit Satria I. "Proyek Satelit SATRIA-1 ini bentuk nyata upaya Kementerian Kominfo untuk menyediakan konektivitas yang inklusif dan merata hingga ke seluruh pelosok negeri, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T),” tutur Menkominfo, Johnny G Plate dalam kesempatan sama.
SATRIA-1 akan dapat menyediakan kecepatan kurang lebih 5 Mbps/titik lokasi. Kapasitas ini untuk tahap awal akan mencukupi untuk melayani akses internet yang dibutuhkan oleh 150 ribu titik layanan publik, yang tersebar di di 93.900 titik sekolah dan pesantren, 47.900 titik di pemda/kecamatan/desa, 3.900 titik kantor polisi/TNI di wilayah 3T, 3.700 titik puskesmas/rumah sakit, dan 600 titik layanan publik lainnya.
Sementara dalam membangun sistem gateway jaringannya, Indonesia menggandeng perusahaan asal China, Great Wall Industry Corporation (CGWIC) bersama North West China Research Institute of Electronics Equipment (NWIEE).
(Feby Novalius)