JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani tidak mengetahui kapan pandemi Covid-19 berakhir. Apalagi muncul penelitian, pandemi akan menjadi endemi.
Namun, Menurut Sri Mulyani pandemi Covid-19 bisa berakhir jika semua negara sudah tidak terjangkit kasus Covid-19. Maka dari itu, sangat penting pengendalian pandemi dan tidak adanya turunan mutasi pada Covid-19.
"Pandemi hanya hilang kalau semuanya hilang. Pandemi akan muncul kalau ada weakness list negara yang muncul. Pandemi akan pingpong jika varian Covid-19 bermutasi kayak delta dan lambda," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Jakarta, Senin (30/8/2021).
Sri Mulyani menambahkan, dengan masih adanya Covid-19 membuat tantangan ekonomi masih bisa tertekan. Untuk itu, tidak ada jaminan ekonomi masih bisa pulih. Terkecuali, bagaimana bisa mengendalikan Covid-19
"Kegiatan ekonomi harus mulai bertahap naik. Kita harus hati-hati. Karena enggak ada yag menjamin kalau pertumbuhan ekonomi baik kalau kita tidak mencegah Covid-19," ujar Sri Mulyani.
Menurut Sri Mulyani, adanya perhatian adalah kompleksitas baru yaitu di beberapa negara yang mengalami rebound ternyata disertai dengan kenaikan harga atau inflasi yang tinggi seperti di AS dan bahkan di beberapa negara di Eropa.
"Ini adalah perkembangan yang akan terus menimbulkan dinamika di dalam kita mengelola ekonomi, dan tentu berimplikasi pada APBN," katanya.
(Dani Jumadil Akhir)