Nantinya, jika akuisisi telah rampung, Blibli juga akan melaksanakan penawaran tender atas sisa saham dalam RANC yang wajib dilakukan sesuai dengan ketentuan dalam POJK 9/2018. Sementara itu, belum ada nilai kesepakatan dana yang diungkapkan dalam pernyataan itu. Adapun, 51% saham bernilai sekitar Rp1,76 triliun, berdasarkan harga terakhir saham RANC yang diperdagangkan Rp2.200 per saham pada hari Rabu (15/9).
Di sisi lain, Blibli.com dikabarkan akan melakukan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal tahun 2022. Bahkan, menurut sumber Bloomberg, telah memilih penasihat terkait rencana Blibli untuk melantai di bursa saham.
Perusahaan akan mengambil langkah IPO dengan bekerja sama bersama Credit Suisse Group AG dan Morgan Stanley untuk menjajaki kemungkinan penjualan saham pertama kali. Blibli adalah produk pertama PT Global Digital Niaga yang merupakan anak perusahaan Djarum di bidang digital.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)