Michael menambahkan, untuk mengoptimalkan peluang bisnis, Saratoga telah melakukan investasi di sektor-sektor baru, khususnya teknologi. Beberapa investasi tersebut adalah SIRCLO perusahaan solusi e-commerce terdepan di Indonesia dan Fuse platform insurtech (teknologi kanal distribusi asuransi) yang mampu menjangkau pasar secara meluas di Indonesia.
“Portofolio investasi di sektor teknologi ini merupakan langkah strategis Saratoga untuk mengoptimalkan peluang di industri yang kami proyeksikan akan terus menguat di masa depan. Kami akan terlibat secara aktif dalam proses pengembangan dan strategi bisnis perusahaan investasi baru tersebut,” jelas Michael.
Per 30 September 2021 tercatat kepemilikan saham Saratoga terbesar dipegang oleh Presiden Komisaris Saratoga yaitu Edwin Soeryadaya sebesar 4,49 miliar saham atau 33,10%. Pemegang saham terbesar kedua diduduki oleh PT Unitras Pertama dengan persentase 32,72%. Sementara itu, Menparekraf Sandiaga Uno berada di urutan ketiga dengan menggenggam saham SRTG sebesar 2,91 miliar atau setara dengan 21,51%.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)