Harga Saham Naik Gila-gilaan, BEI Gembok Emiten Ini

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis
Selasa 09 November 2021 18:47 WIB
BEI suspensi saham WAPO karena naik terlalu tinggi (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara atau suspensi perdagangan saham PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) pada Selasa (9/11/2021). Suspensi dilakukan untuk 'cooling down' sementara mengingat WAPO mengalami peningkatan harga kumulatif secara signifikan dan tergolong unusual market activity (UMA).

Menilik pasar, WAPO mengalami kenaikan 156,90% dalam sepekan terakhir dan ditutup di level 298. Tak tanggung-tanggung, performa sebulan menunjukkan emiten ini terbang 250,59%.

Baca Juga: BEI Suspensi 33 Emiten, Ini Daftarnya

"Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada Saham PT Wahana Pronatural Tbk. (WAPO), dalam rangka cooling down, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan Saham PT Wahana Pronatural Tbk. (WAPO), pada perdagangan tanggal 9 November 2021," tulis BEI dalam pengumumannya, Senin (8/11/2021).

Penghentian sementara perdagangan saham WAPO dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar dalam mempertimbangkan keputusan investasi di emiten WAPO.

Baca Juga: BEI Gembok Saham Perdana Karya Perkasa, Ini Penyebabnya

"(Hal ini) bertujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di Saham PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO)," lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, Wahana Pronatural merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan dan agribisnis. Perseroan memiliki mitra untuk memasok sejumlah komoditas seperti rumput laut, kopi, beras, kacang mete, jagung, hingga kedelai.

Menurut situs webnya, perseroan juga memperdagangkan produk aneka permen dan pertambangan seperti batu bara dan nikel.

Secara fundamental, perseroan membukukan penjualan dengan pendapatan bersih sebesar Rp191,34 miliar, dengan rugi tahun berjalan mencapai Rp967,22 juta selama semester I tahun 2021.

Per Juni 2021, perseroan memiliki total aset sebesar Rp92,79 miliar, liabilitas Rp17,13 miliar, dan ekuitas Rp75,66 miliar.

Direktur Wahana Pronatural Iwan Setiawan beberapa waktu lalu sempat menargetkan penjualan perseroan mencapai 30% hingga akhir 2021 dengan fokus penjualan terhadap komoditas kopi.

Iwan memaparkan bahwa perseroan bakal menambah produk kopi jenis Arabica setelah seringnya memasok jenis Robusta.

"Kami juga akan mulai menjajaki biji kopi premium grade untuk menambah pangsa pasar Perseroan dan memperbaiki omzet. Secara umum, omzet menurun tapi kuantitas meningkat," kata Iwan dalam pemaparan publik akhir Agustus 2021 yang lalu.

Iwan tengah menjajaki peluang ekspor di pasar Eropa untuk memasarkan produknya.

"Belgia sebagai penghasil biji kopi di Eropa sedang mengalami kekeringan, sehingga pasokan biji kopi di sana kurang bagus. lni kesempatan kami untuk memasok lebih banyak biji kopi ke perusahaan eksportir," tukasnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya