JAKARTA - PT Intiland Development Tbk (DILD) mencatatkan rugi bersih senilai Rp77,231 miliar dikuartal III-2021. Rugi tersebut memburuk dibandingkan periode sama tahun 2020 yang membukukan laba bersih Rp39,453 miliar.
Baca Juga: Pendapatan Intiland (DILD) Turun 25,9% Jadi Rp1,1 Triliun
Akibatnya, perseroan membukukan rugi per saham dasar Rp7. Sedangkan akhir September 2020 membukukan laba per saham dasar Rp4. Sementara pendapatan usaha mengalami penyusutan sedalam11,43% menjadi Rp1,828 triliun.
Baca Juga: Intiland (DILD) Terbitkan Surat Utang Rp750 Miliar
Rincinya, penjualan bangunan bertingkat anjlok 52,8% menjadi Rp467,15 miliar. Tapi penjualan rumah tapak tumbuh 15,19% menjadi Rp379,22 miliar. Bahkan perseroan mulai membukukan penjualan kawasan industri senilai Rp275,88 miliar. Sedangkan pendapatan dari fasilitas tumbuh 5% menjadi Rp231,83 miliar.
Hal yang sama juga terjadi pada pendapatan perkantoran yang tumbuh 18,35% menjadi Rp187,04 miliar. Juga pendapatan kawasan industri tumbuh 13,66% menjadi Rp65,287 miliar. Walau beban pokok pendapatan dan penjualan dapat ditekan sedalam 13,4% menjadi Rp1,072 triliun, tapi laba kotor terpapas 8,48% menjadi Rp755,33 miliar.
Sementara itu, aset perseroan tumbuh 2,12% menjadi Rp16,043 triliun. Hal itu dipicu pertumbuhan kewajiban 5,2% menjadi Rp10,1 triliun.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)