Jokowi: Kita Butuh Perizinan Investasi Bebas Korupsi

Antara, Jurnalis
Kamis 09 Desember 2021 11:52 WIB
Jokowi (Foto: Youtube Setpres)
Share :

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, penciptaan ekosistem antikorupsi akan memberi pengaruh besar bagi pertumbuhan investasi dan pembukaan lapangan kerja.

Jokowi mengatakan Indonesia membutuhkan sistem perizinan investasi dan usaha yang lebih cepat, sederhana dan bebas korupsi, untuk meningkatkan daya tarik.

“Jangan sampai investor kapok karena terlalu banyak ‘ongkos’ di sana sini, terlalu banyak ketidakpastian dan banyaknya permainan di sana sini,” kata Jokowi dalam Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia 2021 di Jakarta, Kamis (9/12/2021).

Baca Juga: Presiden Jokowi: Jangan Sampai Investor Kapok karena Banyak Permainan Sana Sini

Investasi, kata Presiden, masih menjadi motor penggerak ekonomi Indonesia. Pada 2022, pemerintah menargetkan pertumbuhan investasi hingga Rp1.200 triliun.

“Hal ini membutuhkan perizinan yang lebih cepat, sederhana, dan bebas korupsi,” kata Presiden.

Karena itu, Presiden mendorong seluruh pihak untuk membangun tata kelola yang mencegah tindakan korupsi, dan menciptakan pelayanan lebih cepat serta efisien tanpa ongkos-ongkos khusus.

“Gunakan teknologi untuk digitalisasi, standardisasi dan transparansi. Perkuat sistem penanganan pelayanan terpadu, tingkatkan integritas aparat penegak hukum, dan kita harapkan dapat bisa menutup celah-celah penyalahgunaan wewenang dan perilaku korupsi,” kata Presiden.

Presiden juga menekankan bahwa upaya pencegahan korupsi adalah penting, dan bagian dari fundamental upaya pemberantasan korupsi.

“Pencegahan merupakan langkah yang lebih fundamental, dan kalau korupsi bisa kita cegah, kepentingan rakyat dapat terselamatkan,” ujarnya.

Maka itu, kata Presiden, penanaman budaya antikorupsi sejak dini merupakan bagian penting dari pemberantasan korupsi. Masyarakat perlu membangun kesadaran diri agar memiliki mental antikorupsi.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya