Gunung Raja Paksi (GGRP) Bidik Laba USD54 Juta di 2021

Erlinda Septiawati, Jurnalis
Sabtu 11 Desember 2021 10:16 WIB
Gunung Raja Paksi incar laba USD54 Juta (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Emiten baja, PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP) yakin meraih laba bersih USD54 juta pada 2021.

“Direksi optimistis dengan performa Perseroan ke depan. Untuk tutup buku 2021, kami perkirakan meraih laba bersih USD54 juta,” kata Direktur Utama GRP Abednedju Giovano Warani Sangkaeng dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Sabtu (11/12/2021).

Baca Juga: Tampil Perdana di BEI, Saham Gunung Raja Paksi Menguat 10%

Argo sapaan akrabnya menjelaskan, optimisme tersebut didasarkan atas kinerja perusahaan yang terus meningkat sepanjang 2021.

Hingga triwulan ketiga misalnya, GGRP meraih pendapatan USD502 juta atau meningkat 7,5% YoY. Sedangkan laba bruto meningkat 363% YoY menjadi USD71 juta, diikuti peningkatan EBITDA dan laba bersih, masing-masing 235% YoY dan 369% YoY.

Baca Juga: Perusahaan Baja Gunung Raja Melantai di BEI Hari Ini, Ada Kejutan?

“Keberhasilan ini tidak terlepas dari strategi Perseroan. Salah satunya, terkait kontrol ketat atas harga beli bahan baku dan harga jual barang untuk memastikan seluruh persediaan yang dijual, menghasilkan marjin yang baik,” katanya.

Kemudian struktur kapital, seperti perbaikan rasio debt to equity per triwulan ketiga 2021 menjadi 0,46 kali dari sebelumnya 0,51 kali, perbaikan interest coverage yang sejalan dengan peningkatan EBITDA, dan penurunan hutang bersih (net debt).

Sementara untuk performa operasional, imbuhnya, hingga triwulan ketiga 2021, GGRP memproduksi baja curah (crude steel) 430 ribu ton atau meningkat 27,7% pada periode yang sama tahun lalu. Perusahaan juga mencatatkan penurunan volume produksi dan volume penjualan 12,7% dan 26,2%.

“Penurunan ini terkait strategi Perseroan dalam melakukan kontrol ketat dan selektif terhadap penetapan harga beli bahan baku dan harga jual barang jadi, guna memaksimalkan profitabilitas,” kata dia.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya