Jadi Pengendali Banjir, Bendungan Ameroro Ditargetkan Rampung 2023

Michelle Natalia, Jurnalis
Kamis 30 Desember 2021 14:19 WIB
Pembangunan bendungan Ameroro ditargetkan selesai 2023 (Foto: Antara)
Share :

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun Bendungan Ameroro di Desa Tamesandi, Kabupaten Konawe. Bendungan Ameroro dibangun untuk memperkuat suplai air irigasi dan pengendalian banjir di Provinsi Sulawesi Tenggara dan ditargetkan selesai konstruksi pada tahun 2023.

"Bendungan Ameroro merupakan satu dari tiga bendungan yang disiapkan untuk mengurangi risiko banjir dan menambah suplai air irigasi di Sulawesi Selatan," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kamis (30/12/2021).

Baca Juga: Menteri PUPR: Bendungan Ladongi Kurangi Risiko Banjir Sultra

Bendungan pertama adalah Ladongi dengan kapasitas memiliki kapasitas tampung 45,9 juta m3 dan luas genangan sebesar 222 hektare akan dimanfaatkan untuk mengurangi risiko banjir sebesar 176,62 m3/detik dan mengairi area irigasi seluas seluas 3.604 hektare.

Kedua Bendungan Ameroro memiliki kapasitas tampung 54,53 juta m3 dengan luas genangan 244,06 hektare. Ketiga Bendungan Pelosika yang nantinya akan membendung Sungai Konawe dan kini masih dalam tahan persiapan (review design).

Baca Juga: Resmikan Bendungan Pidekso Rp772 Miliar, Jokowi: Air Kunci Tercapainya Kedaulatan Pangan

Bendungan Ameroro sendiri mulai dikerjakan pada 2020 dengan biaya APBN sebesar Rp1,6 triliun. Saat ini progres konstruksinya mencapai 26,82% dengan target selesai 2023.

Pembangunan Bendungan Ameroro dilaksanakan dalam 2 paket pekerjaan, yakni Paket I oleh kontraktor PT Wijaya Karya-PT Sumber Cahaya Agung-PT Basuki Rahmanta Putra (KSO) dan Paket II PT Hutama Karya- PT Adhi Karya (KSO). Bendungan ini didesain dengan tipe urugan yang memiliki tinggi puncak mencapai 82 meter, panjang bendungan 324 meter, dan lebar 12 meter.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya