JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan catatan akhir tahunnya. Dirinya mengajak rekan-rekannya di Kementerian Keuangan untuk tetap melangkah bersama dalam mengawal perekonomian Indonesia.
“Tahun 2022, perjalanan mengawal pemulihan ekonomi dan menyehatkan APBN masih akan panjang dan berliku. Medan laga kita masih terjal, berbatu dan licin penuh badai. Namun kita tetap bersama dan bersatu dalam semangat mengabdi dan memberikan yang terbaik bagi Indonesia,” tulisnya di akun Instagram @smindrawati, dikutip Sabtu (1/1/2022).
Baca Juga: Ekonomi Indonesia Diprediksi Tumbuh 4% di 2021
Menurut Sri, 2021 merupakan tahun yang penuh ketidakpastian. Munculnya varian Delta memberikan pukulan yang cukup serius bagi APBN RI. Tahun yang awalnya dipandang penuh optimisme ini mau tak mau berubah menjadi kecemasan.
“Kita berharap kehidupan dan ekonomi akan pulih. Namun kenyataan sungguh tidak pasti, karena Covid-19 masih merajalela dan bermutasi dan terus mengancam keselamatan rakyat dan ekonomi. Maka APBN masih harus bekerja luar biasa berat,” ungkap Sri.
Baca Juga: Menko Airlangga Waspadai Omicron hingga Krisis Evergrande di 2022
Optimisme tersebut harus kembali terpukul akibat sekitar 16 ribu jajaran Kemenkeu terinfeksi virus ini dan 130 di antaranya harus berpulang. Namun, sebagai institusi yang berperan penting untuk negara dalam keadaan ini, Kemenkeu akhirnya bangkit.
“Duka kita pendam dalam, lelah kita singkirkan, tak ada keluh kesah. Kita terus fokus bekerja, berikhtiar, sambil berdoa untuk menjaga Indonesia,” kenangnya.