Kemudian, untuk mengantisipasi kemacetan, dilakukan pembenahan dengan cara membuka lima pintu masuk. Diantaranya, pintu Pelabuhan di Gili Mas, pintu Pelabuhan di Lembar, pintu Pelabuhan Bangsal, Pelabuhan Kayangan, dan pintu di Bandar Udara Internasional Lombok Zainuddin Abdul Madjid. "Jadi pintu masuknya itu ada 4 pelabuhan dan 1 bandara," ungkap Hadi.
Nantinya, para penonton yang datang melalui lima pintu masuk itu akan diurai dengan cara menggunakan shuttle bus.
Hadi menjelaskan, calon penonton yang sudah menginap di hotel di Mataram atau di Lombok akan diinformasikan melalui media bahwa mereka akan menggunakan shuttle bus yang disiapkan di Islamic Center dan di bandara lama Selaparang. Demikian bagi penonton yang datang melalui bandara dan pelabuhan. Hadi mengatakan, harus menggunakan shuttle bus menuju ke sirkuit Mandalika.
“Jadi dua pintu, Parkir Timur melalui Bypass, parkir barat melalui Sengkol. Di titik Sengkol, baik parkir barat maupun Parkir Timur itu nanti akan melaksanakan proses ticketing, akan ada proses yang namanya Pedulilindungi,” ujar Hadi.
Senada, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo, Septriana Tangkary mengatakan, gelaran MotoGP Mandalika 2022 akan menunjukan kepada dunia tentang keberhasilan penyelenggaraan yang dilakukan, lebih dari itu masyarakat akan mendapatkan banyak manfaat, khususnya manfaat ekonomi.
"Kita bisa mengangkat banyak potensi wisata, kuliner, budaya dan banyak lagi tentang Indonesia, adanya gelaran ini dapat meningkatkan perekonomian Indonesia secara keseluruhan,” tutur dia.
(Feby Novalius)