JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama jajaran Self-Regulatory Organization (SRO) lainnya, didukung penuh oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merespons langkah strategis terkait pengumuman indeks global MSCI Inc.
Otoritas pasar modal menegaskan bahwa setiap masukan dari lembaga pemeringkat internasional merupakan elemen krusial dalam upaya transformasi bursa menuju standar global.
Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad menyampaikan bahwa pihaknya sangat memahami pengaruh besar bobot saham Indonesia dalam indeks MSCI terhadap aliran modal dari investor mancanegara.
“Kami memandang masukan yang disampaikan MSCI adalah bagian penting dalam upaya berkelanjutan untuk memperkuat kredibilitas pasar modal Indonesia. Kami memahami bahwa pembobotan MSCI memiliki peran strategis bagi pasar keuangan global serta menjadi salah satu referensi utama bagi investor,” jelas Kautsar dalam keterangan resminya, Rabu (28/1/2026).
Sebagai bentuk respons cepat terhadap ekspektasi investor global, BEI telah menginisiasi penyediaan data free-float yang lebih transparan dan dapat diakses publik secara luas. Langkah ini dilakukan agar informasi mengenai struktur kepemilikan saham di pasar modal Indonesia menjadi lebih akurat dan tepercaya.
“Sebagai bagian dari langkah konkret yang telah dilakukan, BEI telah menyampaikan pengumuman data free-float secara komprehensif melalui website resmi BEI sejak 2 Januari 2026, serta akan disampaikan secara rutin setiap bulannya,” tambah Kautsar.