Harga Minyak Dunia Turun karena Ancaman Fed Rate Naik

Antara, Jurnalis
Jum'at 14 Januari 2022 08:13 WIB
Harga minyak dunia turun (Foto: Reuters)
Share :

Menurut Kilduff, bahwa kenaikan data klaim pengangguran AS awal juga dapat melemahkan permintaan terhadap bahan bakar minyak.

Beberapa investor melihat lebih dalam pada data dari Administrasi Informasi Energi AS (EIA) pada hari Rabu, yang menyebutkan persediaan minyak mentah turun lebih dari perkiraan yang terpukul akibat pandemi virus Omicron. Persediaan bensin meningkat 8 juta barel dalam seminggu hingga 7 Januari, dibandingkan dengan ekspektasi analis untuk kenaikan 2,4 juta barel.

"Pada kenyataannya, laporan mingguan EIA kurang tinggi dari perkiraan utama, karena total persediaan minyak mentah turun 4,8 juta barel tetapi diimbangi peningkatan pada stok seluruh minyak produk olahan," kata analis Citi Bank.

Penurunan persediaan minyak mentah "mungkin terkait dengan masalah pajak akhir tahun pada stok minyak di Texas dan Louisiana, tambah bank tersebut.

Namun kerugian dibatasi oleh spekulasi bahwa Omicron tidak cukup parah untuk menggagalkan pemulihan permintaan global dan cuaca dingin di Amerika Utara.

Beberapa analis memperkirakan kenaikan harga minyak akan berlanjut, di mana kapasitas produksi yang sedikit dan investasi terbatas dapat mengangkat minyak mentah ke 90 dolar AS per barel atau bahkan di atas 100 dolar AS per barel. JP Morgan memperkirakan harga minyak akan naik setinggi 125 dolar AS per barel tahun ini.

Minyak mentah berjangka AS untuk pengiriman Februari 2023 diperdagangkan dengan diskon lebih dari 9 dolar AS untuk minyak mentah berjangka untuk pengiriman Februari, bergerak ke wilayah overbought untuk pertama kalinya sejak November 2021.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya