Selain itu, lanjutnya, dari sisi nilai tambah ekonomi kreatif ditargetkan 2022 dapat mencapai Rp1.236 triliun. Untuk nilai ekspor produk kreatif ditargetkan mencapai USD21,28 Miliar. Sedikit lebih baik dari perkiraan capaian tahun 2021 sebesar USD20,48 Miliar.
“Dampak dari pertumbuhan itu tentunya akan memperluas jumlah lapangan kerja pada sektor parekraf. Tahun 2022 ini kita menargetkan akan tercipta 400 ribu lapangan kerja baru yang berkualitas di sektor pariwisata. Sementara di ekonomi kreatif akan tumbuh lebih dari 600-700 ribu lapangan kerja yang ditopang oleh sektor unggulan yakni kuliner, kriya, dan fashion,” tandasnya.
(Feby Novalius)