JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta proyek hilirisasi batu bara ke Dimetil Eter (DME) di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan selesai dalam waktu 30 bulan atau 2,5 tahun.
"Tadi sebelum masuk, saya kumpulkan yang berkaitan dengan ini, untuk memastikan ini selesai sesuai dengan waktu yang dipastikan yaitu 30 bulan. Jangan ada mundur-mundur lagi," kata Jokowi dalam groundbreaking proyek hilirisasi batu bara di Kabupaten Muara Enim, dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (24/1/2022).
Baca Juga: Perintah 6 Tahun Proyek Hilirisasi Batu Bara Akhirnya Dibangun, Jokowi: Kita Nyaman dengan Impor
Jokowi sudah memerintahkan jajaran anak buahnya untuk merealisasikan proyek ini sejak 6 tahun yang lalu.
"Tapi alhamdulillah meskipun dalam jangka yang panjang bisa dimulai groundbreaking proyek hilirisasi batu bara jadi DME," kata Jokowi.
Jokowi menegaskan, sudah saatnya Indonesia mengambil langkah menyetop impor barang jadi yang bahan bakunya ada di Indonesia, seperti batu bara yang bisa dijadikan DME. Menurutnya, DME dan LPG sama-sama bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
"Kita punya raw materialnya, batu bara yang diubah jadi DME. Hampir mirip dengan LPG, saya sudah lihat api dari DME dan LPG sama saja," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan, sebelumnya proyek ini direncanakan selesai dalam 36 bulan.
"Tapi kami rapat dengan Air Products, kami minta 30 bulan," ujarnya.
(Dani Jumadil Akhir)