"Di lombok perhotelannya naik. Apalagi mau ada ajang MotoGP, semua hotel ludes di pesan termasuk homestay," imbuh Hariyadi.
Sedangkan di Jakarta, sambung dia, tren perhotelan juga sudah mengalami pemulihan usai anjlok karena dampak pandemi.
Di samping itu Hariyadi menambahkan, peningkatan debitur untuk ekspansi usaha sektor makanan dan minuman juga sudah terlihat. Ia berharap hal ini bisa membawa optimisme para pengusaha ke depan.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)