JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri Indonesia dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menandatangani perjanjian kerja sama pengembangan transportasi mendukung Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI) dan Kawasan Industri Kalimantan Indonesia (KIKI).
Penandatanganan naskah kerja sama dilakukan oleh Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid dan Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang.
Kerja sama pengembangan transportasi di Kaltara ini digagas oleh Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perhubungan Denon Prawiraatmadja dan Ketua Kadin Kalimantan Utara Kilit Laing.
"Untuk menunjang keberhasilan operasional KIPI dan KIKI diperlukan suatu sistem transportasi yang baik, efektif dan efisien," kata Arsjad dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (4/2/2022).
Baca Juga: Groundbreaking Kawasan Industri Hijau Indonesia Kaltara, Jokowi: Terbesar di Dunia
Provinsi Kaltara sudah mempunyai KIPI Tanah kuning-Mangkupadi di Kabupaten Bulungan dan KIKI yang disebut sebagai kawasan industri terbesar di dunia dengan luas 30.000 hektare.
Menurut Arsjad, sektor transportasi memiliki peran yang sangat penting dalam menunjang perikehidupan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di suatu daerah.
Transportasi juga merupakan urat nadi yang dapat menjalankan roda perekonomian suatu daerah. Keberadaan transportasi yang efektif dan efisien dapat membantu sektor industri di suatu daerah untuk bergerak, tumbuh dan berkembang sehingga dapat membantu mengembangkan perekonomian di daerah tersebut.
Denon mengatakan bahwa sistem transportasi di suatu daerah perlu ditunjang dengan keberadaan sarana dan prasarana infrastruktur transportasi yang sesuai seperti pelabuhan, bandara, seaport, transportasi darat dan transportasi sungai yang disertai dengan pengembangan sumber daya manusia yang kredibel dan mumpuni.
"Untuk ini, Kadin Indonesia bidang Perhubungan akan berupaya membantu Pemprov Kaltara untuk mengembangkan sektor transportasi yang selamat, aman, nyaman serta efektif dan efisien untuk menunjang keberlangsungan KIPI dan KIKI sehingga dapat tumbuh dan berkembang mendukung perekonomian Kalimantan Utara dan Indonesia," katanya.