Ternyata, tim ini mampu melakukan pekerjaan sulit dengan tepat dan presisi. "Mereka dapat memasang itu dengan presisi luar biasa. Mereka ijazah STM gajinya hampir Rp100 juta, karena kemampuan itu," ujar JK.
JK mengatakan, potensi SDM yang dimiliki Indonesia sebenarnya menjanjikan jika mendapat perhatian khusus.
"Kalau di Jawa, umumnya orang asing yang kerja, orang Jepang, China. Di sini orang Sukabumi, Pak. Bukan insinyur. Jadi luar biasa potensi kita sebenarnya kalau dikumpul," katanya.
(Dani Jumadil Akhir)