Petani Minta Pemerintah Bangun Pelabuhan Ekspor CPO

Antara, Jurnalis
Kamis 03 Maret 2022 21:06 WIB
Pemerintah diminta membangun pelabuhan ekspor (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Petani meminta pemerintah membangun pelabuhan ekspor minyak sawit mentah (calm palm oli/CPO) di Aceh. Pelabuhan ekspor diharapkan meningkatkan harga sawit di daerah tersebut.

“Ini supaya harga sawit di tingkat petani di Aceh tidak jauh berbeda dengan petani lain di luar Aceh,” kata Sekretaris Apkasindo Aceh Fadhli Ali di Banda Aceh, Kamis (3/3/2022).

Saat ini, dia menjelaskan, harga CPO dan tanda buah segar (TBS) kelapa sawit sedang tinggi dibandingkan beberapa pekan terakhir.

Di Provinsi Jambi, menurut dia, harga TBS yang ditetapkan pemerintah Rp3.900 per kilogram untuk kelapa sawit usia 10-20 tahun. Di Sumatera Utara harga TBS mencapai Rp4.000 per kilogram, sedangkan di Aceh, harga TBS yang ditetapkan pemerintah Rp3.271 per kilogram.

Oleh karena itu, lanjut dia, Pemerintah Aceh harus membangunkan pelabuhan ekspor CPO di daerah Tanah Rencong itu, mengingat potensi kelapa sawit Aceh sangat besar dalam upaya mensejahterakan masyarakat.

“Di mana saja boleh dibangun, asalkan Aceh memiliki pelabuhan ekspor,” kata Fadhli.

Dari tahun ke tahun, kata dia, hasil pertanian Aceh selalu diekspor melalui Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara. Sehingga dengan adanya pelabuhan ekspor di provinsi paling barat Indonesia itu akan berdampak terhadap penambahan pendapat daerah.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya