Lanjutnya, sementara dia tidak menjual telur. Karena ada persyaratan seperti itu, ia balik kanan alias tidak jadi membeli. Alhasil, hari ini ia hanya menjual minyak goreng curah yang tersisa.
"Ada persyaratan begitu saya nggak jadi beli. Orang saya nggak jualan telur. Yaudah hari ini saya jual yang sisa kemarin-kemarin saja. Nggak ada stok lagi di sini," imbuh pedagang tersebut.
Adapun harga minyak goreng curah yang Agam jual seharga Rp 23.000 per kilogram.
Saat MNC Portal berbincang dengan Agam, datang seorang pembeli yang merupakan pedagang gorengan. Ketika membeli di warung pak Agam, ia terkejut harganya Rp 23.000. Awalnya, ia ragu untuk membeli, tetapi karena butuh, mau tidak mau pedagang gorengan itu membeli satu kilogram.
"Beli minyak goreng curah dong. Sekilo berapa?" tanya pedagang gorengan ke pak Agam.
"Rp 23.000 sekarang," jawab Agam.
"Mahal amat. Bukannya Rp 14.000 yang pemerintah bilang itu?" saut pedagang gorengan sambil memasukkan uang belanjanya ke saku.
"Ya sudahlah biarin. Beli sekilo saja. Mau nggak mau," ucap pedagang gorengan.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)