Harga Emas Dunia Kian Mahal, Apa Penyebabnya?

Antara, Jurnalis
Sabtu 30 April 2022 08:43 WIB
Harga emas dunia hari ini. (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Harga emas menguat pada akhir perdagangan Sabtu (30/4/2022), yang terlihat untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, melonjak naik USD20,4 atau 1,08% menjadi ditutup pada USD1.911,70 per ounce.

Lalu, untuk bulan ini, merosot 1,9%, meskipun menunjukkan kenaikan 4,5% sejauh tahun ini.

Diketahui ini terjadi karena memperpanjang kenaikan sesi sebelumnya menjadi kembali bertengger di atas level psikologis USD1.900, karena dolar AS yang lebih lemah mengangkat daya tarik logam kuning bagi pemegang mata uang lainnya, namun emas masih mencatat penurunan bulanan.

 BACA JUGA:Harga Emas Terbang Tinggi Usai Ekonomi AS Terancam Resesi

Kemudian, pada emas berjangka terangkat USD2,6 atau 0,14% menjadi USD1.891,30 pada Kamis (28/4/2022), setelah merosot USD15,4 dolar AS atau 0,81% menjadi USD1.888,70 pada Rabu (27/4/2022) dan meningkat USD8,1 atau 0,43% menjadi USD1.904,10 pada Selasa (26/4/2022).

Adapun melalui Departemen Perdagangan AS melaporkan pada Jumat (29/4/2022) bahwa Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS meningkat sebesar 6,6% untuk tahun yang berakhir pada Maret, mencapai tertinggi baru 40 tahun dan mendukung emas.

Di mana emas menjadi dapat dukungan tambahan karena Chicago Business Barometer, juga dikenal sebagai Indeks Manajer Pembelian Manajer (PMI) Chicago, turun menjadi 56,4 pada April dari 62,9 pada Maret.

Lalu, untuk Indeks Sentimen Konsumen yang dirilis Jumat (29/4/2022) oleh Survei Konsumen Universitas Michigan (UM) naik menjadi 65,2 dalam survei April dari 59,4 pada Maret, tetapi jauh di bawah 88,3 April tahun lalu.

"Sudah beberapa minggu yang mengerikan untuk emas sejak menembus di atas 2.000 dolar AS untuk pertama kalinya dalam lebih dari sebulan," ujar Analis di platform perdagangan daring OANDA, Craig Erlam.

Dia menyebut reli dolar tidak henti-hentinya dan telah menjadi hambatan nyata pada logam kuning.

 BACA JUGA:Harga Emas Antam Terus Turun, Jual atau Beli?

"Emas akan terus dilihat sebagai daya tarik safe haven dan lindung nilai inflasi, jadi saya tidak melihat tingkat penurunan baru-baru ini berlanjut, bahkan jika dolar tetap kuat," katanya.

Sementara pada logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 9,6 sen atau 0,41 persen, menjadi ditutup pada USD23,085 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik USD28,5 atau 3,13%, menjadi ditutup pada USD939,60 per ounce.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya