Saat berada Amazon Studio, Erick dan Whisnutama juga berkunjung ke Culver Studios yang dibangun pada 1918, namun masih berdiri kokoh.
“Anak bangsa yang kreatif, perlu gebrakan dan inovasi untuk mengantarkan industri kreatif Indonesia ke kelas dunia,” katanya.
BACA JUGA:Erick Thohir Rombak Direksi dan Komisaris Timah, Ini Daftarnya
Senada, Whisnutama mengungkapkan pada kunjungannya tesebut dibahas peluang kerja sama untuk mengembangkan industri kreatif dan perfilman di Indonesia.
“Kami juga berkesempatan melihat production studio yang sangat canggih. Mereka jug mempresentasikan inovasi luar biasa yang dapat merevolusi produksi perfilman kedepan,” ujar Whisnutama.
(Zuhirna Wulan Dilla)