JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong pemanfaatan dan inovasi teknologi untuk memacu daya saing manufaktur.
Salah satu langkah yang dilakukan antara lain melalui gelaran penghargaan Rintisan Teknologi Industri (RINTEK) tahun 2022.
BACA JUGA:PMI Manufaktur Februari Melambat Imbas Omicron
Menteri Peridustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan penghargaan RINTEK 2022 diharapkan dapat memotivasi para pelaku industri nasional.
"Kegiatan Ini diharapkan untuk mengembangkan daya saing melalui kegiatan penelitian, pengembangan, dan perekayasaan teknologi industri yang bernilai tinggi,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta , Senin (30/5/2022).
Menperin Agus menyebut penciptaan dan pemanfaatan teknologi industri baru secara mandiri merupakan salah satu wujud nyata dari implementasi program prioritas Indonesia 4.0.
"Pemanfaatan teknologi diharapkan mampu menghasilkan produk dalam negeri yang bernilai tambah tinggi, sehingga mampu menjadi tuan di negeri sendiri dan kompetitif hingga kancah internasional,” jelasnya.
Menperin Agus menjelaskan bahwa impian besarnya adalah menjadikan Indonesia masuk dalam jajaran 10 negara dengan perekonomian terbesar di dunia pada tahun 2030.
BACA JUGA:Investasi Manufaktur Rp325 Triliun, Menperin: Indonesia is Good for Business and Investment
Sebagai informasi, penghargaan RINTEK hadir sebagai bentuk apresiasi Pemerintah kepada industri yang secara luar biasa telah menghasilkan perekayasaan, invensi, dan/atau inovasi teknologi dalam rangka mengembangkan proses bisnis yang digeluti.
Penghargaan RINTEK 2022 merupakan agenda kegiatan dua tahunan yang dilaksanakan sejak tahun 2012, yang sebelumnya pernah dilaksanakan secara konsisten tiap tahun sejak tahun 2006.
Hingga saat ini, penghargaan RINTEK sudah diberikan kepada 64 perusahaan atas 89 inovasi teknologi industri yang dihasilkan.
(Zuhirna Wulan Dilla)