JAKARTA - Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Wae Mese II telah selesai. Pembangunan tersebut ditujukan untuk mencukupi kebutuhan air bersih bagi warga Labuan Bajo.
“Pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN/DPSP direncanakan secara terpadu baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pengembangan infrastruktur yang mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial dan ekonomi,” kata Menteri Basuki dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (4/6/2022).
Basuki mengatakan SPAM Wae Mese II dibangun dengan kapasitas 2 x 50 liter/detik. Proyek yang mulai dikerjakan pada November 2020 ini telah selesai pada awal 2022.
"Lingkup pekerjaan meliputi pembangunan intake air baku, jaringan perpipaan transmisi air baku, sistem pengolahan air bersih dan reservoir distribusi. Proyek ini dikerjakan oleh kontraktor PT Amarta Karya dengan nilai kontrak Rp105,05 miliar," katanya.
Sumber air berasal dari Sungai Wae Mese dan akan dialirkan ke Reservoir Wae Mata yang berkapasitas 2.000 m3 untuk melayani lima reservoir, yaitu Reservoar Bappeda, Golokoe, Firdaus, Gua Cermin dan DPRD. SPAM Wae Mese II melengkapi SPAM Wae Mese yang sebelumnya telah dibangun dengan kapasitas 40 liter/detik.