Sofyan Djalil mengungkapkan apabila program GTRA berjalan dengan baik, maka secara tidak langsung dapat membangkitkan ekonomi masyarakat, khususnya di daerah terpencil.
"Seperti yang disampaikan Pak Sandi, begitu kita sertifikatkan, maka kesempatan masyarakat terbuka untuk mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan formal," jelas Sofyan Djalil.
Sofyan Djalil mengatakan pemerintah telah mengalokasikan dana KUR sekitar Rp 200 triliun dalam satu tahun, dan bunganya semakin rendah, yaitu 6 persen.
Hal tersebut dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat kita mendapatkan akses dari lembaga keuangan formal.
Apalagi penyelesaian sertifikat menjadi sangat penting. Presiden memerintahkan kami mempercepat penerbitan sertifikat.
Untuk menyelesaikan masalah-masalah irisan tersebut pihaknya melaksanakan GTRA Summit di Wakatobi, Sulawesi Tenggara.
"Berbagai Kementerian akan diskusi untuk mencari solusi yang kreatif terhadap irisan kewenangan antar kementerian dan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama masyarakat di pesisir, pinggir hutan, dan yang ada dalam kondisi tidak beruntung," tutur Sofyan Djalil.
(Taufik Fajar)