JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengajak seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) untuk terus menggali potensi wisata yang ada di wilayahnya dengan tujuan menciptakan lapangan kerja dan mendorong perekonomian.
Seperti di desa wisata Green Talao Park (GTP) Ulakan, Padang Pariaman, Sumatera Barat. Menurutnya, kehadiran pemerintah ke GTP Ulakan dapat mendorong sekaligus potensi wisata dan budaya yang punya nilai jual tinggi, sehingga perekonomian dapat terus berjalan lancar.
"Kita gali terus potensi untuk membuka usaha dan lapangan kerja, karena saya lihat banyak sekali lapangan kerja yang tercipta disini dan ini kita akan berikan pendampingan di sini, kita pastikan mampu untuk membenahi beberapa permintaan tadi dan juga laga-laga tadi yang disiapkan," ujar Sandiaga, Kamis (7/7/2022).
Sandiaga Uno pun mengakui keindahan budaya dan alam yang ada Green Talao Park (GTP) Ulakan. Menurutnya, tempat wisata tersebut berhasil membuatnya nyaman untuk berlama-lama.
"Ini kunjungan terlama dalam ADWI, karena kami sangat terpesona dengan keindahan alam, tapi bukan hanya itu saja tetapi juga adat istiadat dan budaya beserta wisata religi," terang Sandiaga.
Di akhir kunjungan, Sandiaga pun mendatangi masjid Syekh Burhanudin untuk salat Zuhur sekaligus berziarah. Diketahui, kedatangan Sandiaga sebenarnya sekaligus menemui Heri, seorang tukang sapu makam Syekh Burhanuddin untuk memberikan sepeda kepadanya.
Baca Juga: Momen Haru Menparekraf Dipeluk Wanita Tua Sebatang Kara di Desa Wisata Hilisimaetano
Alasannya hal ini karena Heri tak mampu membelikan sepeda kepada sang anak, mengingat penghasilannya hanya Rp50 ribu perhari dan kini menjadi orang tua tunggal bagi tiga anaknya.
Namun karena dirinya tak berhasil menemui Heri di area makam, Sandiaga menelpon sang bapak untuk berkomunikasi mengenai keinginannya itu. Tak disangka meski tak bertemu, Sandiaga menyanggupi keinginan sang Bapak.
"Tadi sebenarnya saya cari-cari bapak, tetapi pak haris bilang bahwa Bapak sedang ada ditempat lain, apa yang mau disampaikan ?" ujar Sandiaga