Perang Rusia Ganggu Rantai Pasok, IMF: Jangan Timbun Stok Pangan!

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis
Sabtu 16 Juli 2022 08:48 WIB
Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgiva (Foto: Okezone)
Share :

BALI - Perang Rusia-Ukraina telah mengganggu rantai pasok pangan. Ditambah lagi Rusia memblokade pengiriman pangan Laut Hitam menjadi penyebab krisis.

Untuk mengurangi dampak dari blokade Rusia, Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva menyarankan negara-negara tidak menimbun stok pangan. Menurutnya, pelepasan stok pangan dibutuhkan sebagai langkah cepat agar bahan pangan bisa tersedia.

"Dalam jangka pendek, melepaskan stok (pangan) sesuai dan konsisten dengan aturan WTO, dan menemukan solusi diplomatik untuk mengevakuasi biji-bijian dan pupuk yang saat ini diblokir di Ukraina, akan membantu mengatasi ketersediaan dan keterjangkauan pasokan pangan," ujar Georgieva di Nusa Dua, Bali, Sabtu (16/7/2022).

Menurutnya, kondisi rantai pasok yang terganggu sejak pandemi covid-19 diperparah oleh perang yang terjadi di Ukraina. Melansir data World Food Programme (WFP) per Juni 2022, jumlah orang yang mengalami krisis pangan meningkat menjadi 345 juta di 82 negara.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya