Rincian Biaya Hidup di Kupang, Hanya Habiskan Rp2 Juta per Bulan

Rina Anggraeni, Jurnalis
Kamis 25 Agustus 2022 18:33 WIB
Ilustrasi (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA- Rincian biaya hidup di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menarik untuk diulas. Pasalnya, biaya yang murah di suatu kota kerap kali menjadi pertimbangan dalam menentukan hunian agar menghemat pengeluaran.

Tak jarang alasan inilah yang membuat mereka tergugah untuk memilih kota tersebut karena biaya hidupnya yang terjangkau.Lanjut, meski biaya hidup murah tetap bisa menikmati hidup nyaman dan menabung.

Salah satunya adalah biaya makan di Kupang nampaknya sangat tepat bagi keuangan yang pas-pasan. Sebab, di kawasan ini menghabiskan kurang lebih Rp2,5 jua untuk makanan, minuman, dan tembakau.t

Jika kamu hanya seorang diri atau berdua dengan pasangan, angka tersebut tentu akan lebih rendah. Lalu rata-rata pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan ini hanya sekitar Rp460 ribu.

Jika memilih untuk sewa rumah di Kupang, rata-rata biaya per bulannya kurang lebih Rp330 ribu ditambah biaya perbaikan sekitar Rp504 ribu, listrik Rp460 ribu, dan air Rp207 ribu.

Sementara harga rumah di Kupang mulai dari Rp180 jutaan untuk hunian tipe 36. Masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan lainnya.

Jika dirincikan, dalam  satu rumah tangga dengan anggota 4-5 orang membutuhkan biaya Rp9,7 juta setiap bulannya. Jika dihitung per kepala, maka kurang lebih setiap orang membutuhkan Rp2,02 juta per bulan.

Dana ini terbagi menjadi Rp1,65 untuk kebutuhan konsumsi dan kurang lebih Rp370 ribu untuk biaya. Tentunya harga ini lebih murah dibandingkan tinggal di Jakarta yang mencapai Rp4 juta lebih per bulan

Selain Kupang masih banyak lagi daerah Indonesia yang memiliki biaya hidup yang murah.Salah satunya, di Yogyakarta, biaya hidupnya hanya Rp1 juta - Rp1,5 juta perbulan. Pasalnya, terdapat variasi makanan dan berbagai harga, khususnya di bawah Rp10.000 saja untuk seporsi. Jika Anda menggunakan kos, biayanya hanya berkisar Rp300 - Rp700 ribu perbulan.

Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut, pengeluaran per kapita per bulan warga desa di Jawa Tengah cuma tembus Rp825.060, sedangkan di perkotaan Rp1 juta, tepatnya Rp1.081.327.

Di kota ini juga ada berbagai pilihan wisata dengan harga variatif. Lalu di Solo dengan upah Minimum Kota (UMK) di Solo 2021 sebesar Rp2.013.810. Solo terkenal akan tempat wisata dan biaya hidupnya yang murah. Dengan modal Rp5 ribu saja, Anda bisa menikmati makanan di sana. Transporasi di Solo juga hanya dipatok seharga Rp3 ribu - Rp15 ribu saja.

Di Solo juga ada fasilitas bus Trans Solo. Bagi para mahasiswa, tentunya fasilitas dan biaya hidup di Solo sangat bersahabat. Pasalnya, biaya hidup di Solo tak berbeda jauh dengan Yogyakarta.

(RIN)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya