Untuk Amal, Karya Seni Pendiri Microsoft Laku Rp14,8 Triliun

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Senin 29 Agustus 2022 14:31 WIB
Lelang karya seni Pendiri Microsoft Paul Allen (Foto: BBC)
Share :

Seni, kata Cerutti, memiliki ikatan baik secara analitis dan emosional bagi Allen.

Koleksinya "mencerminkan keragaman minatnya, dengan mistik dan keindahannya sendiri", kata Jody Allen, saudara perempuan Allen.

Allen meninggalkan perannya di Microsoft pada tahun 1983 setelah didiagnosis dengan limfoma Hodgkin, suatu bentuk kanker yang langka.

Hubungannya dengan salah satu pendiri Bill Gates juga memburuk, walau di kemudian hari kembali membaik. Dia tetap duduk di dewan perusahaan sampai tahun 2000.

Allen mendapatkan perawatan kesehatan karena kankernya, dan mendirikan perusahaan swasta bersama saudara perempuannya Jody, bernama Vulcan Inc, yang mengelola bisnis dan filantropinya.

Allen memiliki portofolio investasi multi-miliar dolar, termasuk terus memiliki saham di Microsoft.

Pada tahun 2010, Allen berjanji untuk meninggalkan sebagian besar kekayaannya untuk amal setelah kematiannya.

Pada saat itu dia adalah orang terkaya ke-37 di dunia menurut majalah Forbes, dengan perkiraan USD13,5 miliar.

Allen kembali menjalani perawatan karena limfoma non-Hodgkin pada tahun 2009 yang kambuh lagi, dan tahun 2018 dia menghembuskan nafast terakhir karena komplikasi penyakit tersebut.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya