JAKARTA - Pemerintah mencairkan BLT BBM sebesar Rp600.000 untuk meringankan beban masyarakat.
Di mana BLT BBM ini dicairkan hingga Desember 2022.
Adapun BLT BBM akan diberikan sebanyak empat kali dengan masing-masing pemberian sebesar Rp150 ribu.
BLT BBM dalam dua tahap dari empat kali penyaluran sehingga KPM akan menerima Rp300 ribu setiap tahapnya.
BACA JUGA:Pak Jokowi, Masyarakat Minta BLT BBM Ditambah! Harga Apa-Apa Sekarang Mahal
"Kami berikan per September ini (tahap pertama) dan di awal Desember kami berikan yang kedua," kata Menteri Sosial Tri Rismaharini di Istana akhir pekan lalu.
Bagi masyarakat yang ingin mengajukan diri sebagai penerima BLT BBM bisa pakai cara ini.
Risma memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin mengusulkan diri untuk masuk sebagai KPM.
"Jadi, warga bisa mengusulkan dirinya sendiri ke dalam program itu dan kami akan cek di lapangan antara daerah dengan pendamping kami. Kami punya pendamping 70.000 di seluruh Indonesia," jelasnya.
Diketahui, Kementerian Sosial (Kemensos) memiliki pusat kontak (command center) di nomor telepon 021-171 yang beroperasi selama 24 jam penuh untuk menerima keluhan mengenai bantuan sosial.
Kemudian, untuk mengajuan juga bisa melalui aplikasi Cek Bansos.
Masyarakat bisa Cek nama penerima dengan sangat mudah, hanya perlu memasukkan nama lengkap sesuai KTP untuk bisa cek penerima bansos Rp600.000.
Kalau nama belum terdaftar namun merasa layak mendapatkan BLT BBM, bisa mengajukan diri melalui Program Usul Sanggah di aplikasi Cek Bansos.
Sebagai informasi, pemerintah siap menyalurkan BLT pengalihan subsidi BBM kepada 18,4 juta KPM dari total 20,6 juta KPM.
Untuk anggaran BLT BBM ini sebesar Rp24,17 triliun.
(Zuhirna Wulan Dilla)