JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut tingkat kematian di Indonesia akibat penyakit kanker mencapai 60%. Angka ini menjadi tertinggi di dunia.
Nahasnya, setiap pasien yang melakukan pengecekan penyakit kanker saja harus menggelontorkan dana hingga puluhan juta rupiah. Jumlah ini tidak termasuk pengobatan dan perawatan.
Kondisi tersebut, lanjut Erick, mengharuskan pemerintah melakukan langkah intervensi dengan membangun Rumah Sakit Internasional Bali atau Bali International Hospital, sebagai salah satu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di sektor kesehatan. KEK tersebut dibangun di Sanur, Bali sejak November 2021 lalu.
BACA JUGA:Erick Thohir Benahi Keuangan Holding BUMN Pangan dan Pertahanan
"Kerja sama kita dengan Mayo kita melihat data-data Kanser di Indonesia itu kan salah satu tertinggi di dunia. Ketika mendapatkan Kanser tentu yang terjangkit itu 60 persen meninggal. Kita salah satu tertinggi di dunia untuk laki-laki itu paru- paru dan pencernaan. Perempuan itu titik, dan titik, titik," ujar Erick, Jumat (9/9/2022).
Mayo Klinik merupakan institusi medis nirlaba atau kelompok riset medis dunia.
Dalam kerja sama dengan Indonesia, Mayo Klinik akan bertindak sebagai penasehat (advisor).