JAKARTA - Li Xiting masih menjadi orang paling tajir di Singapura. Meski hartanya menurun, Pendiri dan Ketua Shenzhen Mindray Bio-Medical Electronics memiliki harta USD15,6 miliar atau setara Rp231,7 triliun.
Kekayaan Li Xiting tercatat menyusut hampir sepertiga. Hal tersebut karena saham pembuat perangkat medis miliknya turun karena pertumbuhan penjualan yang lebih lambat. Demikian dilansir dari Forbes, Sabtu (10/9/2022).
Diurutan kedua orang terkaya Singapura ada Robert dan Philip Ng. Pemulihan properti dan informasi tentang kepemilikan real estat mendorong dua saudara tersebut ke posisi kedua orang terkaya Singapura dengan harta USD15,2 miliar.
Baca Juga: 5 Sumber Kekayaan Jessica Mila
Kemudian Goh Cheng Liang menjadi orang terkaya ketiga Singapura. Kekayaan taipan cat berusia 95 tahun ini turun 30% menjadi USD13 miliar. Perusahaan yang mengendalikan Nippon Paint Holdings Jepang ini juga menjadi orang kaya tertua dalam daftar tersebut.
Selanjutnya diurutan keempat Eduardo Saverin. Harta Eduardo turun menjadi USD9,6 miliar. Dengan harta sebesar itu, dirinya tergelincir dua tempat ke posisi orang terkaya keempat di Singapura.
Pada urutan lima besar ada Kweng Leng Beng. Bos properti City Developments ini memiliki harta USD9,3 miliar.
Baca Juga: Harta 50 Orang Terkaya Singapura 2022 Anjlok, Kini 'Tinggal' Rp2.444 Triliun
Secara rata-rata mayoritas harta orang kaya Singapura mengalami penuruna. Total dari 50 orang terkaya 2022, harta kekayaan turun lebih dari seperlima atau menjadi USD164 miliar setara Rp2.444 triliun (kurs Rp14.904 per USD) dari tahun lalu.
Reputasi Singapura sebagai tempat perlindungan yang aman selama pandemi menjadi magnet bagi orang-orang kaya. Alhasil harga properti di kota tersebut pun naik.