Daftar 5 Ibu Negara yang Paling Boros, Habiskan Uang demi Barang Mewah

Rina Anggraeni, Jurnalis
Rabu 14 September 2022 14:18 WIB
Salah Satu Ibu Negara yang Boros (Foto: Reuters)
Share :

3. Mary Todd Lincoln

Mary Todd Lincoln merupakan ibu negara yang paling menarik perhatian pada abad ke-19. Istri Presiden Abraham Lincoln ini bertugas sebagai ibu negara pada 1861 sampai 1865. Mengutip informasi pada laman History, Mary kurang mendapat atensi dan cinta dari warga Washington. Sebab, ia memiliki kebiasaan buruk, yakni sangat gemar berbelanja. Ia kerap menghabiskan uang untuk membeli kebutuhan bagi dirinya sendiri, keluarga, dan merenovasi rumah barunya. Bahkan, Mary diberikan anggaran yang sangat besar untuk merenovasi ulang Gedung Putih. Gaya berpakaian Mary selalu disorot lantaran dianggap mewah, padahal Amerika tengah dilanda krisis akibat perang saudara.

4. Rosmah Mansor

Rosmah Mansor adalah istri Perdana Menteri (PM) Malaysia, Najib Razak, yang dianggap sangat boros. Dirinya terkenal menghambur-hamburkan uang pembayaran pajak demi jet pribadinya. Okezone menyebut, Rosmah sangat gemar mengoleksi barang-barang mewah, seperti tas dan jam tangan.

Rohmah pernah tersandung kasus pencucian uang dan penghindaran pajak pada 2018. Bukan hanya satu, ada 17 dakwaan yang dialamatkan padanya. Dari hasil penggeledahan rumah Najib, polisi membawa ratusan kotak yang diduga berisi perhiasan, tas, dan jam tangan mewah. Salah satu tasnya bahkan menyentuh angka Rp4,5 miliar. Ada pula 14 tiara dan kalung liontin sebesar Rp414 miliar.

5. Asma Al-Assad

Ia merupakan istri dari Presiden Suriah Bashar Al-Assad. Sejak 2011 lalu, negara yang dulunya dikenal sebagai salah satu negara paling damai di Timur Tengah itu kondisinya berubah mencekam.

Perang untuk menumbangkan, rezim Assad berkecamuk di Suriah. Di tengah situasi tersebut, Asma Al-Assad malah membuat sensasi.

(RIN) 

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya