Krisis Global, Emiten ASRI Antisipasi Kenaikan Harga Material Konstruksi

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis
Jum'at 16 September 2022 13:08 WIB
Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)
Share :

JAKARTA - PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) sedang fokus mengantisipasi dampak lonjakan inflasi yang ikut melambungkan harga material konstruksi.

Direktur Utama ASRI, Joseph Sanusi Tjong mengatakan bahwa krisis global membuat tantangan di sektor properti semakin memberat.

Segala cara dilakukan demi menekan biaya yang timbul dari pembangunan proyek, termasuk menyepakati harga dengan pemasok.

 BACA JUGA:Daftar Saham yang Layak Dikoleksi Jelang Akhir Pekan

"Perusahaan memang mengalami tantangan kenaikan bahan konstruksi, material, tapi perusahaan sebelumnya banyak juga mengikat perjanjian dengan berbagai manufacturer, dan supplier, sehingga harganya sesuai dengan yang disepakati," kata Joseph dalam Public Expose, Jumat (16/9/2022).

Dengan memasang fixed price, Joseph memandang lonjakan biaya material dapat ditekan, mengingat kenaikan beban pokok bakal berdampak terhadap marketing sales ASRI di mana perseroan sedang mengejar target omset sebesar Rp3,4 triliun di akhir 2022.

Lebih jauh, ASRI juga sedang mengontrol harga rumah dan apartemen yang saat ini sedang dipasarkan. Joseph menyebut perseroan memastikan harga jual propertinya masih dapat dijangkau masyarakat.

"Jadi kami tidak banyak naikkan harga, kalau bisa tidak naikkan harga, dengan tujuan agar rumah-rumah untuk segmen menegnah ke bawah ini bisa lebih terjangkau," tandasnya.

Seperti diketahui, ASRI membukukan total pendapatan sebesar Rp1,9 triliun pada semester pertama tahun 2022, meningkat 76,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yaitu sebesar Rp1,10 triliun.

Segmen real estate berkontribusi terbesar mencapai Rp1,67 triliun, atau sebesar 85,7% dari total penjualan.

Sedangkan jasa hospitality, prasarana, pariwisata dan usaha lainnya sebesar Rp280,3 miliar atau sebesar 14,3% dari penjualan.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya