JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi dilanda aksi jual atau turun pada perdagangan. IHSG diprediksi akan bergerak di rentang 7.258 - 7.353.
Penasihat Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) sekaligus analis MNC Sekuritas, Edwin Sebayang mengatakan, alih-alih bisa menutup perdagangan Jumat ini di teritori hijau, IHSG akan dilanda aksi jual atau turun.
"Tapi apa daya kenyataan akan berbeda alias saya perkirakan IHSG berpotensi dilanda aksi jual alias turun menyusul turunnya seluruh Indeks di Wall Street disertai dengan berjatuhannya harga komoditas," ujar Edwin dalam risetnya, Jumat (16/9/2022).
BACA JUGA:IHSG Dibuka Menguat di Level 7.311
Rincian harga komoditas tersebut yakni mulai dari turunnya harga Crude Oil -4.53%, Gold terjerembab -2.11%, Coal kepleset -0.27%, Timah tergelincir -0.95% dan Nikel terjungkal -4.23%.