JAKARTA – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara terus berupaya memulihkan bandara yang terdampak pandemi Covid-19. Salah satunnya yakni Bandara Kertajati.
Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nur Isnin Istiartono mengatakan sejak pandemi penerbangan komersial penumpang di bandara ini secara bertahap berkurang, dan tidak ada maskapai yang beroperasi melayani penerbangan penumpang.
"Hanya saja, bukan berarti tak ada operasional di bandara ini. Bandara tetap terus beroperasi dengan melayani penerbangan untuk kargo, dengan terus mengupayakan kembali adanya penerbangan penumpang," katanya dalam keterangan tertulis, Senin (19/9/2022).
BACA JUGA:Bandara Kediri Diproyeksi Jadi Mesin Uang Baru Gudang Garam Selain Rokok
Adanya rencana operasional jalan Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan) pada bulan depan (Oktober 2022), akan sangat membantu pemulihan lebih cepat di Bandara Kertajati.
Jalan tol memungkinkan perjalanan dari Bandung ke Kertajati hanya dalam satu jam saja.
“Alhamdulillah, mulai November Bandara Kertajati akan bersiap melayani penerbangan komersial dan rencananya akan digunakan juga untuk melayani penerbangan umroh,” ujarnya.
Menurut Isnin, kondisi hampir serupa terjadi juga di bandara lainnya, yang tertekan karena pandemi, antara lain di Bandara Ngloram (Blora), Bandara Purbalingga dan Bandara Wiriadinata (Tasikmalaya).
"Sebelum pandemi, di bandara-bandara tersebut sudah ada beberapa penerbangan komersial menuju Bandara Halim Perdanakusuma, dan sebaliknya," tuturnya.