JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa dirinya setiap pagi membaca laporan angka mengenai keuangan negara. Sebagaimana ia setiap hari tidak makan pagi namun sarapan angka-angka.
Menjadi hal penting bagi Presiden membaca laporan angka setiap pagi untuk mengetahui kondisi ekonomi Indonesia saat ini. Ditengah ketidakpastian dunia yang sulit sekali diprediksi dia menilai ekonomi Indonesia cukup kuat.
“Setiap pagi tuh saya selalu mendapatkan laporan angka-angka. Nggak pernah sarapan pagi, angka-angka sarapan saya setiap pagi. Selalu, kita lihat realisasi pendapatan negara mencapai Rp1.764 triliun, ini tumbuh 49% year-on-year(yoy),” ungkap Jokowi dalam UOB Economic Outlook 2023 di Jakarta.
Presiden mengucapkan terima kasih kepada para pembayar pajak. Hal ini karena penerimaan pajak sampai sekarang mencapai Rp1.171 triliun, tumbuh 58%.
"Artinya pembayar pajak masih ada dan justru tumbuh. Penerimaan bea dan cukai Rp206 triliun, ini tumbuh 30,5%, tumbuhnya sangat melompat," ungkap Jokowi.
Selain itu, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp386 triliun. Angka ini tumbuh 38,9%.