JAKARTA – Putra sulung Presiden Indonesia ke-3 BJ Habibie, Ilham Habibie kembali mengunjungi PT Dirgantara Indonesia di Bandung.
Ilham membagikan momen kunjungan tersebut melalui akun Instagram miliknya @ilham.a.habibie pada 16 September 2022.
Diketahui, setelah magang di perusahaan pesawat terbang Boeing selama 2 tahun, Ilham akhirnya bergabung dengan Dirgantara Indonesia tahun 1996.
BACA JUGA:Ketika BJ Habibie Work from Home, Makalah Bertaburan di Lantai dan Tempat Tidur
Karier awalnya di Dirgantara Indonesia dimulai dari Direktur Satuan Usaha Pesawat terbang (SUPT). Kemudian kariernya melesat dengan menduduki jabatan sebagai Direktur Operasi dan Niaga.
Saat menduduki jabatan tersebut, Ilham juga dipercaya sebagai Kepala Program N-2130. Terakhir dia menjabat sebagai Direktur Komersial, sebelum akhirnya resign pada tahun 2002.
Dalam keterangan foto yang dibagikan melalui akun Instagram miliknya, Ilham menulis bahwa dirinya senang sekali bisa berkesempatan untuk berkunjung kembali ke Dirgantara Indonesia Bandung.
"Senang sekali, pagi tadi saya berkesempatan untuk mengunjungi kembali PT Dirgantara Indonesia di Bandung," ujarnya.
"Memori saya kembali ke masa ketika saya pergi meninggalkan Jerman untuk pulang ke Indonesia dan mengabdikan diri kepada negeri yang saya cintai ini," lanjutnya.
Selain itu, dia mengatakan bahwa kembali teringat ke masa ketika dirinya pergi meninggalkan Jerman untuk pulang ke Indonesia dan mengabdikan diri.
Ilham juga menulis IPTN (cikal bakal PT DI) merupakan tempat awal dirinya berkarir ketika pulang ke Indonesia.
Serta menjadi sebuah kebanggaan tersendiri baginya karena dapat terlibat memimpin proyek perancangan dari pesawat jet N2130, saudara dari N250.
Terakhir, dia juga menuturkan harapan semoga Dirgantara Indonesia yang sekarang ini berada di bawah kepemimpinan Gita Amperiawan, dapat membawa kembali kejayaan industri dirgantara tanah air.
“Saya akan selalu siap mendukung,” tambahnya.
Baca selengkapnya: Bikin Pesawat, Ilham Habibie Kilas Balik Meniti Karier di Dirgantara Indonesia
(Taufik Fajar)