"Kan mahal tuh kedelainya, harganya jadi naik. Selain itu saya siasatinnya dengan memperkecil ukuran juga" ucapnya.
Pada kesempatan terpisah, Ketua Gakoptindo menjelaskan, kenaikan harga kedelai saat ini lantaran pasokan di dalam negeri menipis.
Menipisnya ini, kata Aip, karena produsen kedelai global seperti Amerika dan Brazil belum maksimal. Ditambah lagi adanya permintaan impor dari China.
"Produksi kedelai lokal, itu hanya kurang lebih 10% dari 3 juta ton. Yang 90% lebihnya itu impor. Sedangkan impor ini tergantung dari stok di luar negeri," pungkasnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)