5 Negara Asean yang Mungkin Selamat dari Jerat Maut Resesi 2023, Ada Indonesia?

Rina Anggraeni, Jurnalis
Senin 10 Oktober 2022 18:48 WIB
Ilustrasi Resesi (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA- 5 negara Asean yang mungkin selamat dari jerat maut resesi 2023 menarik diulas. Bank Pembangunan Asia (ADB) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Asia di 2023 rinciaanya menjadi 5,2% dari 5,3%.

Sedangkan, perkiraan inflasi untuk negara berkembang Asia dinaikkan dari 3,7% menjadi 4,2% untuk 2022 dan dari 3,1% menjadi 3,5% untuk 2023 karena harga bahan bakar dan pangan yang lebih tinggi. Namun, ADB mengatakan tekanan inflasi di kawasan itu "lebih rendah daripada di tempat lain di dunia.

Artinya, dengan inflasi yang masih rendah ini membuat negara Asean bisa saja tidak mengalami resesi seperti tahun 2020 dan 2021.

Berikut 5 negara Asean yang mungkin selamat dari jerat maut resesi 2023 dirangkum dari berbagai sumber:

1. Filipina


ADB memperkirakan pertumbuhan ekonomi di Filipina akan semakin membaik. Hal ini terlihat dari arus perdagangan dan inflasi yang maish terjaga aman. Filipina diproyeksi akan mencetak pertumbuhan sebesar 6.3% pada 2023.

2. Kamboja

Pertumbuhan ekonomi Kamboja tetap tinggi pada tahun depan. Ekonomi negara tersebut akan ditopang oleh kinerja manufaktur yang kuat, dari produksi garmen hingga alas kaki meskipun terjadi perlambatan ekonomi di Amerika Serikat. ADB pun memproyeksikan ekonomi Kamboja akan tumbuh dikisaran 5 hingga 6%.

3. Vietnam

Vietnam menjadi salah satu kandidat terkuat di negara Asean yang tidak akan mengalami resesi. Apalagi, Vietnam sudah ahli dalam menangani resesi saat pandemi COvid-19. Ditambah kasus Covid yang melandai membuat kinerja ekonomi Vietnam semakin membaik.

4. Malaysia

Meskipun mengalami pemangkasan pertumbuhan ekonomi di 2023, ADB menilai masih bisa terhindar dari resesi. Malaysia mengalami penurunan proyeksi dari 5,4% menjadi 4,7% pada tahun depan.

5. Indonesia

Di laporan tersebut, Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mampu mencapai 5,1% pada tahun 2022. Kemudian pada tahun 2023 pertumbuhannya diramal masih berada di level sama, seperti terlihat pada grafik.ADB juga memprediksi bahwa perekonomian Indonesia akan tetap tangguh pada tahun 2023 didukung konsumsi domestik yang kuat dan kenaikan ekspor komoditas.

(RIN)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya