Lirik Pasar Produk Kecantikan RI, Erick Thohir Minta BUMN Sediakan Bahan Baku Skincare

Suparjo Ramalan, Jurnalis
Senin 10 Oktober 2022 20:47 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Kementerian BUMN)
Share :

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengarahkan perusahaan pelat merah untuk menyediakan bahan baku produk kecantikan (skincare).

Menurutnya, Indonesia memiliki bahan baku yang bisa diproduksi menjadi produk skincare.

Erick mencatat industri gula yang berasal dari tebu memiliki bahan baku turunan yang bisa diolah menjadi produk farmasi.

Produk kesehatan itulah kemudian diolah menjadi produk kecantikan

 BACA JUGA:Erick Thohir Rombak Komisaris Holding BUMN Jasa Survei, Ini Susunan Terbarunya

"Ini juga akan membantu industri turunan salah satunya untuk skincare, jadi industri skincare Indonesia hari ini 67% merek lokal, sekarang kita dorong bahan bakunya bertumpuk di Indonesia," ujar Erick, Senin (10/10/2022).

Erick optimis Indonesia berkesempatan memperkenalkan produk skincare ke pasar global melalui UMKM.

Menurutnya, langkah BUMN menyediakan bahan baku skincare akan mendorong bisnis UMKM di sektor kecantikan.

"Kita punya kesempatan merek, kesempatan naik daun, UMKM kita bisa berkembang sehingga penciptaan lapangan kerja terjadi," katanya.

Selain skincare, bahan baku gula pun diarahkan menjadi Etanol yang digunakan sebagai pengganti Bahan Bakar Minyak (BBM).

Nantinya, pemerintah akan mengalokasikan tebu untuk bahan baku produksi Etanol.

Di mana, pemerintah menetapkan kebijakan terkait perluasan lahan tebu agar hasilnya bisa digunakan untuk bahan bakar alternatif pengganti BBM.

Bahkan, Erick memperkirakan tebu mampu menghasilkan 1,2 juta kilo liter minyak mentah. Karena itu dia meminta PT Pertamina (Persero) menjadi offtaker dari proses tersebut

"Yang kita dorong juga kita targetkan bisa menghasilkan 1,2 juta kiloliter minyak mentah, kita minta Pertamina menjadi offtaker juga, supaya ada kepastian apa yg diproduksi oleh perusahaan gula nasional dan para petani bisa disinambungkan dengan kebutuhan energi nasional," tuturnya.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya