JAKARTA - Mengenal tiga Jenderal Polisi terkaya di Indonesia yang tak banyak orang tahu.
Dalam dunia militer, jenderal adalah pangkat tertinggi yang diperoleh seorang Perwira Tinggi dalam karier di militer.
Tak jarang publik mempertanyakan perihal kekayaan seorang Jenderal, terutama Jenderal Polisi.
BACA JUGA:Polisi Periksa 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan Hari Ini
Bahkan, terdapat Jenderal yang memiliki kekayaan melebihi Kapolri.
Lantas, siapa saja Jenderal Polisi terkaya di Indonesia?
Dirangkum Okezone dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di situs resmi KPK, Selasa (11/10/2022), berikut ulasannya:
1. Irjen Teddy Minahasa Putra
Irjen Pol Teddy Minahasa Putra adalah Kapolda Jawa Timur yang menggantikan Irjen Pol Nico Afinta yang dicopot buntut kerusuhan stadion Kanjuruhan.
Beberapa waktu lalu, Perwira Tinggi ini menjadi sorotan setelah lantaran berhasil mengungkap kasus perjudian di Sumatera Barat atau kasus kriminal bersandi 303.
Sebagai sosok polisi yang ramai diperbincangkan, atensi publik terfokus akan total harta kekayaan yang dimiliki Irjen Teddy Minahasa Putra yang mencapai Rp29,9 miliar berdasarkan data LHKPN.
Laporan harta kekayaan yang baru sekali dilaporkan ini berupa aset tanah dan bangunan senilai Rp25,8 miliar, alat transportasi dan mesin Rp2 miliar, harta bergerak Rp500 juta, surat berharga Rp62,5 juta, dan kas senilai Rp1,5 miliar.
2. Irjen Muhammad Iqbal
Irjen Pol Muhammad Iqbal adalah Kapolda Riau yang menurut LHKPN masuk urutan kedua dari deretan polisi terkaya di Indonesia.
Polisi yang pernah menjabat sebagai Kapolda NTB dan Kepala Divisi Humas Polri selama dua tahun periode 2018-2020 ini tercatat memiliki harta kekayaan mencapai Rp27 miliar yang meliputi barang bergerak dan tidak bergerak.
Barang tidak bergerak, diketahui terdiri dari empat bidang tanah dan bangunan.
3. Irjen Marthinus Hukom
Irjen Pol Martinus Hukom masuk dalam urutan ketiga sebagai polisi terkaya menurut data LHKPN.
Kadensus 88 AT Polri ini tercatat memiliki total harta kekayaan mencapai Rp17 miliar.
Rincian kekayaannya berupa aset tanah dan bangunan sebesar Rp12 miliar, harga bergerak senilai Rp25 juta, surat berharga Rp3 miliar.
Adapula kas dan setara kas yang bernilai hingga Rp2 miliar.
(Zuhirna Wulan Dilla)